Tampilkan postingan dengan label PUBLIC RELATION. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label PUBLIC RELATION. Tampilkan semua postingan

Jumat, 20 April 2012

THE COMPONENT OF PR


The Components of PR
  1.  Counseling
  2.   Research
  3.  Media relations
  4.  Publicity
  5.  Employee/member relations
  6. Community Relations 
  7. Public Affairs
  8. Government Affairs
  9.  Issues Management
  10.  Financial Relations
  11.  Industry Relations
  12.  Development/Fund-raising
  13.  Multicultural relations/workplace diversity
  14.  Special Event
  15. Marketing Communications

  • ·Counseling: Providing advice to managementconcerning policies, relationships and communications.
  •  Research: Determining attitudes and behaviorsof publics in order to plan public relationsstrategies
  •  Media Relations: Working with mass media inseeking publicity or responding to their interestsin the organization
  • Publicity: Disseminating planned messagesthrough selected media to further theorganization’s interests.
  • Employee/member relations: Responding toconcerns, informing, and motivating anorganization’s employees or members.
  • Community Relations: Planned activity with acommunity to maintain an environment thatbenefits both the organization and thecommunity
  • Public Affairs: Developing effective involvementin public policy and helping an organizationadapt to public expectations. The term is alsoused by government agencies to describemultiple public relations activities.
  • Government Affairs: Relating directly withlegislatures and regulatory agencies on behalf of the organization. Lobbying can also be part of agovernment affairs program
  • Issues management: Identifying and addressingissues of public concern that affect theorganization.
  • Financial relations: Creating and maintaininginvestor confidence and building goodrelationships with the financial community. Alsoknown as investor relations or shareholder relations.
  • Industry relations: Relating with other firms in theindustry of an organization and with tradeassociations
  • Development/fund-raising: Demonstrating theneed for and encouraging the public to supportan organization, primarily through financialcontributions.
  • Multicultural relations/workplace diversity:Relating with individuals and groups in variouscultural groups
  • Special events: Stimulating interest in a person,product or organization by means of a well-planned event, also activities designed to interactwith publics and listen to them.
  •  Marketing Communication: Combination of activities designed to sell a product, service, or idea, including advertising, collateral materials,publicity, promotion, direct mail, trade shows andspecial events

Minggu, 15 Januari 2012


KOMPONEN-KOMPONEN PUBLIC RELATIONS

  • COUNSELING, memberikan nasehat dan pertimbangan yang sesuai dengan kebijaksanaan management, mengadakan hubungan-hubungan dan komunikasi.
  • RESEARCH, menentukan sikap dan perilaku publik ke dalam setiap perencanaan strategi PR, yang saling menguntungkan , memberikan pengaruh secara persuasif kepada publik.
  • MEDIA RELATIONS, berkerja sama dengan media dalam kegiatan Publicity atau responding kepentingan organisasi.
  • PUBLICITY, menetapkan/merencanakan pesan dan menyeleksi media yang sesuai dengan kepentingan organisasi.
  • EMPLOYEE/ MEMBER RELATIONS, menetapkan bentuk respon, informasi dan motivasi karyawan/anggota organisasi.
  • COMMUNITY RELATIONS, merencanakan kegiatan yang saling menguntungkan.
  • PUBLIC AFFAIRS, mengembangkan secara efektif keterlibatan publik dalam setiap kegiatan dan membentu organisasi agar dapat beradaptasi sesuai dengan harapan-harapan publik. Membentuk perwakilan pemerintah maupun badan hukum lainnya yang dapat menggambarkan aktivitas PR dan dapat melindungi berbagai aktivitas publik.

Kamis, 05 Januari 2012


PUBLIC RELATION


Definisi Public Relations
  • Public relations is the management functions that establishes and maintains mutually beneficial relationshif between an organizatio and the publics on whom its success of failure depends (Public relations adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut) (Cutlip, 2007:6)
  • Public relations (PR) is the practice of managing the communication between an organization and its publics.(Grunig, James E. and Hunt, Todd. Managing Public Relations. (Orlando, FL: Harcourt Brace Jovanovich, 1984)
  • Public relations gains an organization or individual exposure to their audiences using topics of publics interest and news items that provide a third-party endorsement (Seitel, Fraser P. The Practice of Public Relations. (Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall, 2007),
  • Public relations is the management function which evaluates public attitides, identifies the policies and procedures of an individual or an organization with the public interest, and executes a program of action to earn public understanding and acceptance (Betrand R. Canfield, 1964:4)

PERAN DAN FUNGSI PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI

PERAN DAN FUNGSI PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI 

 Public relations sebagai fungsi manajemen yang membangun dan mempertahnkan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut. (Scott M. Cutlip, 2007:6)

Fungsi Humas
Dalam buku Public Relations : Teori dan Praktek yang ditulis oleh Djanalis Djanaid (1993) disebutkan dua fungsi PR yaitu :
1. Fungsi Konstruktif
Peranan humas dalam hal ini mempersiapkan mental publik untuk menerima kebijakan organisasi untuk mengetahui kepentingan publik,mengevaluasi perilaku publik maupun organisasi untuk direkomendasikan kepada manajemen,menyiapkan prakondisi untuk mencapai saling pengertian,percaya dan saling membantu terhadap tujuan-tujuan publik atau organisasi yang diwakilinya.
2. Fungsi Korektif
Berperan sebagai problem solver,yakni apabila sebuah organisasi atau lembaga terjadi masalah-masalah atau krisis dengan publik,maka humas harus berperan dalam mengatasi terselesaikannya masalah tersebut.
Sementara Cutlip and Center mengatakan bahwa fungsi PR meliputi hal-hal berikut
  1. Menunjang kegiatan manajemen dan mencapai tujuan organisasi.
  2. Menciptakan komunikasi dua arah secara timbal balik dengan menyebarkan informasi dari perusahaan kepada publik dan menyalurkan opini publik pada perusahaan.
  3. Melayani publik dan memberikan nasehat kepada pimpinan organisasi untuk kepentingan umum.
  4. Membina hubungan secara harmonis antara organisasi dan publik,baik internal maupun eksternal.
Bagian-Bagian dari Fungsi PR:
  • Hubungan Internal, adalah bagian khusus PR yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan saling bermanfaat antara manajer dan karyawan tempat organisasi mengantungkan kesuksesannya.
  • Publisitas, adalah sumber-sumber informasi yang disediakan oleh PR dan digunakan oleh media karena informasi itu memiliki nilai berita. Metode penempatan pesan di media ini adalah pesan di media ini adalah metode yang tak bisa dikontrol (uncontrolled) sebab sumber informasi tidak memberi bayaran kepada media untuk pemuatan informasi tersebut.
  • Advertising, informasi yang digunakan oleh PR untuk menjangkau audien yang lebih luas, bukan untuk konsumen yang menjadi sasaran marketing, dimana informasi yang ditempatkan di media oleh sponsor tertentu yang jelas identitasnya yang membayar ruang dan waktu penempatan informasi tersebut. Ini adalah metode terkontrol dalam menempatkan pesan di media.
  • Press Agentry,adalah penciptaan berita dan peristiwa yang bernilai berita untuk menarik media massa dan mendapatkan perhatian publik. Banyak praktisi PR kadang-kadang menggunakan taktik press agentry untuk menarik perhatian media kepada kliennya, organisasinya, atau tujuannya. Tetapi PR lebih dari sekedar press agency.
  • Public Affairs adalah bagaian khusus dari PR yang membangun dan mempertahankan hubungan    pemerintah dan komunitas lokal dalam rangka memengaruhi kebijakan publik.
  • Lobbying adalah bagian khusus dari PR yang berfungsi untuk menjalin dan memelihara hubungan dengan pemerintah terutama dengan tujuan memengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi.
  • Manajemen Isu adalah proses proaktif dalam mengantisipasi, mengindentifikasi, mengevaluasi, dan merespon isu-isu kebijakan publik yang memengaruhi hubungan organisasi dengan publik mereka. Secara administratif atau secara konseptual, manajemen isu adalah bagian fungsi PR, akan tetapi, jika dilihat sebagai komunikasi persuasif, ia menjadi taktik untuk memengaruhi kebijakan publik, bukan sebagai bagian dari perencanaan strategi organisasi.
  • Hubungan Investor adalah bagian dari PR dalam perusahaan korporat yang membangun dan menjaga hubungan yang bermanfaat dan saling menguntungkan dengan shareholder dan pihak lain di dalam komunikasi keuangan dalam rangka memaksimalkan nilai pasar
  • Pengembangan adalah bagian khusus dari PR dalam organisasi nirlaba yang bertugas membangun dan memelihara hubungan dengan donor dan anggota dengan tujuan mendapatkan dana dan dukungan sukarela
Kegiatan-kegiatan kehumasan meliputi;
  1. customer relations seperti membangun hubungan baik dengan pihak luar,maksudnya menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan public dan hubungan dengan konsumen.
  2. Employee relations, seperti membangun hubungan antara pimpinan dengan bentuk kerjasama dan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan.
  3. Community relations, seperti membangun hubungan baik dengan pihak-pihak yang selama ini telah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang kita wakili, menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar perusahaan dan komunitas-komunitas masyarakat tertentu.
  4. Government relations, seperti menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah.
  5. Media Relations, seperti menjalin hubungan baik dengan media, karna kerja humas tidak akan pernah berhasil tanpa adanya kerjasama yang baik dengan media, jadi hubungan itu harus dijaga dengan baik dan tidak ada yang dirugikan.

Diolah : dari berbagai sumber.

DEFINISI DAN TUJUAN PUBLIC RELATION


Definisi dan Tujuan Public Relation

Definisi
Ada beberapa definisi Public Relation adalah :
·        Cutlip and Center mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.
·        Grunig mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.
·        Lawrence W.Long dan Vincent Hazelton mengembangkan sebuah definisi baru yang lebih modern dan memadai bahwa Public Relations adalah fungsi komunikasi melalui adaptasi organisasi, mengubah atau membina hubungan dengan lingkungan dengan tujuan bersama-sama mencapai tujuan dari organisasi. Pendekatan ini menggambarkan bahwa Public Relations adalah lebih dari sekedar mempersuasi melainkan juga membantu mengembangkan kondisi komunikasi terbuka, saling pengertian/saling memahami dengan didasari ide bahwa organisasi juga mau berubah (dalam proses berperilaku dan bersikap) tidak hanya sebagi sasaran khalayak saja. Dapat dikatakan bahwa perusahaan dimungkinkan mengubah kebijakan sebagai hasil tindak lanjut dari dialog dengan lingkungannya.
·        usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002).
·        mengatakan bahwa “public relation adalah suatu perencanaan yang mendorong untuk mempengaruhi persepsi masyarakat melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial berdasarkan suatu komunikasi timbal balik untuk mencapai keuntungan pada kedua belah pihak”. Scholz (1999,p.2)
·        Salah satu penentuan untuk definisi Public Relation secara umum dibebankan ke  Foundation for Public Relations Research and  Education , tahun 1975. Enam puluh lima ahli Public Relations berpartisipasi di studi tersebut, yang menganalisa 472 definisi yang berbeda dan menyimpulkan definisi Public Relations dengan dengan 88 kata-kata sebagai berikut:
”Public relations is a distinctive management function which helpsestablish and maintain mutual lines of communications,understanding, acceptance, and cooperation between an organizationand its publics; involve the management of problems or issues; helpsmanagement to keep informed on and responsive to public opinion;defines and emphasizes the responsibility of management to serve the public interest; helps management ke abreast of and effectively utilizechange, serving as an early warning system to help anticipate trends;and uses research and sound and ethical communication techniques asits principal tools”.

Melihat definisi PR seperti di atas maka tampak bahwa kata kunci dari PR adalah
  1. Kesengajaan: Aktifitas PR adalah aktifitas yang disengaja. Dibentuk untuk mempengaruhi, meraih pemahaman bersama, menyediakan informasi, dan mendapatkan umpan balik
  2. Terencana: Aktifitas Public Relation adalah terogranisir, pada kurun waktu tertentu, sistematis, menggunakan riset dan analisa.
  3. Mengutamakan performance: Public Relations yang efektif didasarkan pada kebijakan aktual dan kinerja.
  4. Mengutamakan kehendak masyarakat (public interest): Aktifitas atau kegiatan Public Relations hendaknya didasarkan pada tujuan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publiknya.
  5. Komunikasi dua arah: Selain menginformasikan sesuatu, Public Relations membutuhkan umpan balik dari khalayaknya sehingga model komunikasi yang digunakannya adalah dua arah.
  6. Fungsi Manajemen: Public Relations menjadi efektif apabila menjadi bagian dari keseluruhan manajemen dan didukung oleh top manajemen. Public Relations berfungsi sebagai konseling dan pemecah masalah di tingkat top manajemen bukan sekedar hanya mendesiminasikan informasi setelah keputusan dibuat (Wilcox, 1998:4-8)
Tujuan Public Relation
Tujuan utama dari public relation adalah :
·        mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan (Davis, 2003).
·        Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau   
    masyarakat dan konsumen.
b. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e. Mendukung bauran pemasaran.
·        Jefkins (2003, p.54) menyatakan tujuan public relation sebuah perusahaan, beberapa diantaranya yang pokok adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengubah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-
    kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
b. Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
c. Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada
    masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
d. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa
    pasar baru.
e. Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana
    perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
f. Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan
   dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau
   salah paham di kalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g. Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan
    produk-produk perusahaan.
h. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali
    setelah terjadinya suatu krisis.
i. Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko
   pengambilalihan oleh pihak lain.
j. Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
k. Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan
   perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
l. Untuk mendukung keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara.
m. Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau
    produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari
    peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
n. Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar
    masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam
    berbagai hal.

Diolah melalui sumber :
  1. Scott M. Cutlip, Allen H. Center, Glen M. Broom, Effective Public Relations , Eight Edition ,New Jersey:Prentice Hall. Inc, 2000,
  2. Rosady Ruslan,Manajemen Public Relations dan Manajemen Komunikasi,PT Raja Grafindo Persada,Jakarta, 2001,
  3. Frank Jefkins, Daniel Yadin,Public Relations, Fifth Edition, Erlangga, Jakarta, 2004, 
  4. http://id,wikipedia.org/
  5. http://jurnal-sdm.blogspot.com/
  6. http://detiker.com/public-relation
  7. http://www.scribd.com/doc/36464937/mendefinisikan-public-relation