Kamis, 05 Januari 2012


PUBLIC RELATION


Definisi Public Relations
  • Public relations is the management functions that establishes and maintains mutually beneficial relationshif between an organizatio and the publics on whom its success of failure depends (Public relations adalah fungsi manajemen yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan public yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut) (Cutlip, 2007:6)
  • Public relations (PR) is the practice of managing the communication between an organization and its publics.(Grunig, James E. and Hunt, Todd. Managing Public Relations. (Orlando, FL: Harcourt Brace Jovanovich, 1984)
  • Public relations gains an organization or individual exposure to their audiences using topics of publics interest and news items that provide a third-party endorsement (Seitel, Fraser P. The Practice of Public Relations. (Upper Saddle River, NJ: Pearson Prentice Hall, 2007),
  • Public relations is the management function which evaluates public attitides, identifies the policies and procedures of an individual or an organization with the public interest, and executes a program of action to earn public understanding and acceptance (Betrand R. Canfield, 1964:4)

KOMUNIKASI

DASAR-DASAR KOMUNIKASI
Komunikasi sangat diperlukan dalam hubungan antar manusia termasuk dalam kordinasi melakukan pekerjaan pada organisasi. Komunikasi baru dapat berjalan bilamana terdapat unsur pengirim, media, isi pesan dan penerima. Banyak dan sering terjadi penyimpangan/deviasi dalam penerimaan pesan/message yang dikirimkan oleh si pengirim dan diterima si penerima pesan.
PENGERTIAN KOMUNIKASI :
Istilah komunikasi berasal dari kata Latin  Communicare atau Communis yang berarti  sama  atau menjadikan milik bersama. Kalau kita berkomunikasi dengan orang lain, berarti  kita berusaha agar  apa yang disampaikan kepada orang lain tersebut menjadi miliknya.
Kata “komunikasi” (Bahasa Inggris “communication”) berasal dari Bahasa Latin “communicatus” yang berarti “berbagi” atau “menjadi milik bersama”.
Komunikasi adalah “suatu proses pertukaran informasi di antara individu melalui sistem lambang-lambang, tanda-tanda atau tingkah laku”.  (Webster New Collogiate Dictionary)
Berikut ini adalah bebarapa definsi tentang ilmu komunikasi yang dikemukakan oleh para ahli sebagai berikut :

Quote today:

  1. The less their ability, the moree their conceit.  Semakin sedikit kemampuan mereka, semakin bertambah kesombongan mereka. Ahad HaAm
  2. Great ability develops and reveals itself increasingly with every new assignment. Kemampuan besar mengembangkan dan mengungkapkan dirinya semakin bertambah ketika mendapat setiap tugas baru. Baltasar Gracian
  3. Natural ability without education has more often attained to glory and virtue than education without natural ability.Kemampuan alami tanpa pendidikan telah lebih sering mencapai ke kemuliaan dan kebajikan dari pendidikan tanpa kemampuan
  4.  Education is what survives when what has been learned has been forgotten.Pendidikan adalah apa yang tersisa ketika apa yang telah dipelajari telah dilupakan.B. F. Skinner
  5. We always love those who admire us, but we do not always love those whom we admire. Kita selalu mengasihi orang yang mengagumi kita, tapi kita tidak selalu mencintai mereka yang kita kagumi.Francois de La Rochefoucauld


BRAIN POWER

RIGHT BRAIN vs LEFT BRAIN
Banyak telah ditulis tentang otak kiri dan kanan. Apakah ini merupakan dua otak yang berbeda? Dua kepribadian? Dua bagian dari orang yang sama? Berikut ini beberapa catatan dan pikiran tentang right brain vs lef brain.
Secara neurobiologis, otak manusia terdiri atas miliaran sel saraf atau neuron yang menyebar di keseluruhan otak manusia. Seperti yang dikemukakan oleh seorang neurolog, Gerald Edelman, pemenang hadiah nobel, dibutuhkan lebih dari 32 juta tahun untuk menghitung semua sinaps di dalam otak manusia dengan kecepatan satu sinaps per detik. Jika dipusatkan perhatian pada kemungkinan jumlah hubungan saraf di dalam otak, maka didapati jumlah yang sangat menakjubkan yaitu 10 diikuti sejuta angka nol. Setiap saraf otak itu saling berhubungan dan berkomunikasi melalui satu hubungan atau lebih (Restak, 2004:5). Walaupun demikian, setiap saraf yang ada dalam otak mempunyai tanggung jawab dan fungsi masing-masing. Misalnya, kegiatan membaca mengaktifkan area oksipital dan frontal. Mendengarkan musik dengan mata terpejam mengaktifkan area temporal, frontal dan serebelum. Di samping itu, secara garis besar, otak otak manusia terbagi atas kerja otak belahan otak kanan, tetapi aktifitas kerja kedua otak tersebut tidak terpisah. Aktivitas kedua otak itu saling menyatu dan juga saling membangun.

PERAN DAN FUNGSI PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI

PERAN DAN FUNGSI PUBLIC RELATIONS DALAM ORGANISASI 

 Public relations sebagai fungsi manajemen yang membangun dan mempertahnkan hubungan yang baik dan bermanfaat antara organisasi dengan publik yang mempengaruhi kesuksesan atau kegagalan organisasi tersebut. (Scott M. Cutlip, 2007:6)

Fungsi Humas
Dalam buku Public Relations : Teori dan Praktek yang ditulis oleh Djanalis Djanaid (1993) disebutkan dua fungsi PR yaitu :
1. Fungsi Konstruktif
Peranan humas dalam hal ini mempersiapkan mental publik untuk menerima kebijakan organisasi untuk mengetahui kepentingan publik,mengevaluasi perilaku publik maupun organisasi untuk direkomendasikan kepada manajemen,menyiapkan prakondisi untuk mencapai saling pengertian,percaya dan saling membantu terhadap tujuan-tujuan publik atau organisasi yang diwakilinya.
2. Fungsi Korektif
Berperan sebagai problem solver,yakni apabila sebuah organisasi atau lembaga terjadi masalah-masalah atau krisis dengan publik,maka humas harus berperan dalam mengatasi terselesaikannya masalah tersebut.
Sementara Cutlip and Center mengatakan bahwa fungsi PR meliputi hal-hal berikut
  1. Menunjang kegiatan manajemen dan mencapai tujuan organisasi.
  2. Menciptakan komunikasi dua arah secara timbal balik dengan menyebarkan informasi dari perusahaan kepada publik dan menyalurkan opini publik pada perusahaan.
  3. Melayani publik dan memberikan nasehat kepada pimpinan organisasi untuk kepentingan umum.
  4. Membina hubungan secara harmonis antara organisasi dan publik,baik internal maupun eksternal.
Bagian-Bagian dari Fungsi PR:
  • Hubungan Internal, adalah bagian khusus PR yang membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan saling bermanfaat antara manajer dan karyawan tempat organisasi mengantungkan kesuksesannya.
  • Publisitas, adalah sumber-sumber informasi yang disediakan oleh PR dan digunakan oleh media karena informasi itu memiliki nilai berita. Metode penempatan pesan di media ini adalah pesan di media ini adalah metode yang tak bisa dikontrol (uncontrolled) sebab sumber informasi tidak memberi bayaran kepada media untuk pemuatan informasi tersebut.
  • Advertising, informasi yang digunakan oleh PR untuk menjangkau audien yang lebih luas, bukan untuk konsumen yang menjadi sasaran marketing, dimana informasi yang ditempatkan di media oleh sponsor tertentu yang jelas identitasnya yang membayar ruang dan waktu penempatan informasi tersebut. Ini adalah metode terkontrol dalam menempatkan pesan di media.
  • Press Agentry,adalah penciptaan berita dan peristiwa yang bernilai berita untuk menarik media massa dan mendapatkan perhatian publik. Banyak praktisi PR kadang-kadang menggunakan taktik press agentry untuk menarik perhatian media kepada kliennya, organisasinya, atau tujuannya. Tetapi PR lebih dari sekedar press agency.
  • Public Affairs adalah bagaian khusus dari PR yang membangun dan mempertahankan hubungan    pemerintah dan komunitas lokal dalam rangka memengaruhi kebijakan publik.
  • Lobbying adalah bagian khusus dari PR yang berfungsi untuk menjalin dan memelihara hubungan dengan pemerintah terutama dengan tujuan memengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi.
  • Manajemen Isu adalah proses proaktif dalam mengantisipasi, mengindentifikasi, mengevaluasi, dan merespon isu-isu kebijakan publik yang memengaruhi hubungan organisasi dengan publik mereka. Secara administratif atau secara konseptual, manajemen isu adalah bagian fungsi PR, akan tetapi, jika dilihat sebagai komunikasi persuasif, ia menjadi taktik untuk memengaruhi kebijakan publik, bukan sebagai bagian dari perencanaan strategi organisasi.
  • Hubungan Investor adalah bagian dari PR dalam perusahaan korporat yang membangun dan menjaga hubungan yang bermanfaat dan saling menguntungkan dengan shareholder dan pihak lain di dalam komunikasi keuangan dalam rangka memaksimalkan nilai pasar
  • Pengembangan adalah bagian khusus dari PR dalam organisasi nirlaba yang bertugas membangun dan memelihara hubungan dengan donor dan anggota dengan tujuan mendapatkan dana dan dukungan sukarela
Kegiatan-kegiatan kehumasan meliputi;
  1. customer relations seperti membangun hubungan baik dengan pihak luar,maksudnya menjalin hubungan baik antara perusahaan dengan public dan hubungan dengan konsumen.
  2. Employee relations, seperti membangun hubungan antara pimpinan dengan bentuk kerjasama dan komunikasi yang baik antara atasan dan bawahan.
  3. Community relations, seperti membangun hubungan baik dengan pihak-pihak yang selama ini telah melakukan kerja sama dengan perusahaan yang kita wakili, menjaga hubungan yang baik dengan masyarakat sekitar perusahaan dan komunitas-komunitas masyarakat tertentu.
  4. Government relations, seperti menjalin hubungan yang baik dengan pemerintah.
  5. Media Relations, seperti menjalin hubungan baik dengan media, karna kerja humas tidak akan pernah berhasil tanpa adanya kerjasama yang baik dengan media, jadi hubungan itu harus dijaga dengan baik dan tidak ada yang dirugikan.

Diolah : dari berbagai sumber.

DEFINISI DAN TUJUAN PUBLIC RELATION


Definisi dan Tujuan Public Relation

Definisi
Ada beberapa definisi Public Relation adalah :
·        Cutlip and Center mendefinisikan Public Relations sebagai fungsi manajemen yaitu mengidentifikasi, memantapkan serta membina hubungan yang saling menguntungkan antara organisasi dengan publiknya baik dalam keadaan sukses maupun gagal.
·        Grunig mengembangkan definisi tersebut menjadi manajemen komunikasi antara organisasi dan publiknya.
·        Lawrence W.Long dan Vincent Hazelton mengembangkan sebuah definisi baru yang lebih modern dan memadai bahwa Public Relations adalah fungsi komunikasi melalui adaptasi organisasi, mengubah atau membina hubungan dengan lingkungan dengan tujuan bersama-sama mencapai tujuan dari organisasi. Pendekatan ini menggambarkan bahwa Public Relations adalah lebih dari sekedar mempersuasi melainkan juga membantu mengembangkan kondisi komunikasi terbuka, saling pengertian/saling memahami dengan didasari ide bahwa organisasi juga mau berubah (dalam proses berperilaku dan bersikap) tidak hanya sebagi sasaran khalayak saja. Dapat dikatakan bahwa perusahaan dimungkinkan mengubah kebijakan sebagai hasil tindak lanjut dari dialog dengan lingkungannya.
·        usaha yang direncanakan secara terus-menerus dengan sengaja, guna membangun dan mempertahankan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya. Pendapat ini menunjukkan bahwa public relation dianggap sebuah proses atau aktivitas yang bertujuan untuk menjalin komunikasi antara organisasi dan pihak luar organisasi (Coulsin-Thomas, 2002).
·        mengatakan bahwa “public relation adalah suatu perencanaan yang mendorong untuk mempengaruhi persepsi masyarakat melalui pelaksanaan tanggung jawab sosial berdasarkan suatu komunikasi timbal balik untuk mencapai keuntungan pada kedua belah pihak”. Scholz (1999,p.2)
·        Salah satu penentuan untuk definisi Public Relation secara umum dibebankan ke  Foundation for Public Relations Research and  Education , tahun 1975. Enam puluh lima ahli Public Relations berpartisipasi di studi tersebut, yang menganalisa 472 definisi yang berbeda dan menyimpulkan definisi Public Relations dengan dengan 88 kata-kata sebagai berikut:
”Public relations is a distinctive management function which helpsestablish and maintain mutual lines of communications,understanding, acceptance, and cooperation between an organizationand its publics; involve the management of problems or issues; helpsmanagement to keep informed on and responsive to public opinion;defines and emphasizes the responsibility of management to serve the public interest; helps management ke abreast of and effectively utilizechange, serving as an early warning system to help anticipate trends;and uses research and sound and ethical communication techniques asits principal tools”.

Melihat definisi PR seperti di atas maka tampak bahwa kata kunci dari PR adalah
  1. Kesengajaan: Aktifitas PR adalah aktifitas yang disengaja. Dibentuk untuk mempengaruhi, meraih pemahaman bersama, menyediakan informasi, dan mendapatkan umpan balik
  2. Terencana: Aktifitas Public Relation adalah terogranisir, pada kurun waktu tertentu, sistematis, menggunakan riset dan analisa.
  3. Mengutamakan performance: Public Relations yang efektif didasarkan pada kebijakan aktual dan kinerja.
  4. Mengutamakan kehendak masyarakat (public interest): Aktifitas atau kegiatan Public Relations hendaknya didasarkan pada tujuan yang saling menguntungkan antara organisasi dan publiknya.
  5. Komunikasi dua arah: Selain menginformasikan sesuatu, Public Relations membutuhkan umpan balik dari khalayaknya sehingga model komunikasi yang digunakannya adalah dua arah.
  6. Fungsi Manajemen: Public Relations menjadi efektif apabila menjadi bagian dari keseluruhan manajemen dan didukung oleh top manajemen. Public Relations berfungsi sebagai konseling dan pemecah masalah di tingkat top manajemen bukan sekedar hanya mendesiminasikan informasi setelah keputusan dibuat (Wilcox, 1998:4-8)
Tujuan Public Relation
Tujuan utama dari public relation adalah :
·        mempengaruhi perilaku orang secara individu maupun kelompok saat saling berhubungan, melalui dialog dengan semua golongan, dimana persepsi, sikap dan opininya penting terhadap suatu kesuksesan sebuah perusahaan (Davis, 2003).
·        Menurut Rosady Ruslan (2001, p.246) tujuan public relation adalah sebagai berikut:
a. Menumbuhkembangkan citra perusahaan yang positif untuk publik eksternal atau   
    masyarakat dan konsumen.
b. Mendorong tercapainya saling pengertian antara publik sasaran dengan perusahaan.
c. Mengembangkan sinergi fungsi pemasaran dengan public relation.
d. Efektif dalam membangun pengenalan merek dan pengetahuan merek.
e. Mendukung bauran pemasaran.
·        Jefkins (2003, p.54) menyatakan tujuan public relation sebuah perusahaan, beberapa diantaranya yang pokok adalah sebagai berikut:
a. Untuk mengubah citra umum di mata masyarakat sehubungan dengan adanya kegiatan-
    kegiatan baru yang dilakukan oleh perusahaan.
b. Untuk meningkatkan bobot kualitas para calon pegawai.
c. Untuk menyebarluaskan suatu cerita sukses yang telah dicapai oleh perusahaan kepada
    masyarakat dalam rangka mendapatkan pengakuan.
d. Untuk memperkenalkan perusahaan kepada masyarakat luas, serta membuka pangsa
    pasar baru.
e. Untuk mempersiapkan dan mengkondisikan masyarakat bursa saham atas rencana
    perusahaan untuk menerbitkan saham baru atau saham tambahan.
f. Untuk memperbaiki hubungan antar perusahaan itu dengan masyarakatnya, sehubungan
   dengan telah terjadinya suatu peristiwa yang mengakibatkan kecaman, kesangsian, atau
   salah paham di kalangan masyarakat terhadap niat baik perusahaan.
g. Untuk mendidik konsumen agar mereka lebih efektif dan mengerti dalam memanfaatkan
    produk-produk perusahaan.
h. Untuk meyakinkan masyarakat bahwa perusahaan mampu bertahan atau bangkit kembali
    setelah terjadinya suatu krisis.
i. Untuk meningkatkan kemampuan dan ketahanan perusahaan dalam menghadapi resiko
   pengambilalihan oleh pihak lain.
j. Untuk menciptakan identitas perusahaan yang baru.
k. Untuk menyebarluaskan informasi mengenai aktivitas dan partisipasi para pimpinan
   perusahaan organisasi dalam kehidupan sosial sehari-hari.
l. Untuk mendukung keterlibatan suatu perusahaan sebagai sponsor dari suatu acara.
m. Untuk memastikan bahwa para politisi benar-benar memahami kegiatan-kegiatan atau
    produk perusahaan yang positif, agar perusahaan yang bersangkutan terhindar dari
    peraturan, undang-undang, dan kebijakan pemerintah yang merugikan.
n. Untuk menyebarluaskan kegiatan-kegiatan riset yang telah dilakukan perusahaan, agar
    masyarakat luas mengetahui betapa perusahaan itu mengutamakan kualitas dalam
    berbagai hal.

Diolah melalui sumber :
  1. Scott M. Cutlip, Allen H. Center, Glen M. Broom, Effective Public Relations , Eight Edition ,New Jersey:Prentice Hall. Inc, 2000,
  2. Rosady Ruslan,Manajemen Public Relations dan Manajemen Komunikasi,PT Raja Grafindo Persada,Jakarta, 2001,
  3. Frank Jefkins, Daniel Yadin,Public Relations, Fifth Edition, Erlangga, Jakarta, 2004, 
  4. http://id,wikipedia.org/
  5. http://jurnal-sdm.blogspot.com/
  6. http://detiker.com/public-relation
  7. http://www.scribd.com/doc/36464937/mendefinisikan-public-relation


Senin, 02 Januari 2012

Menggunakan Kesalahan Untuk Mencapai Sukses


Menggunakan Kesalahan Untuk Mencapai Sukses (Using Mistakes to Springboard to success)

Setiap dari kita pada satu waktu akan atau telah berpikir tentang betapa indahnya akan memiliki pandangan jauh ke depan. Lalu kita dapat menghindari membuat kesalahan! Mungkin berupa harapan yang tidak realistis, atau tidak bijaksana. Kesalahan yang terjadi sering menjadi loncatan untuk tercapainya keberhasilan-keberhasilan besar.

Berikut adalah tiga tips untuk penanganan kesalahan, baik di rumah atau ketika bekerja:

1. Jangan biarkan kesalahan menekan atau mengecilkan hati Anda. Lihat kesalahan sebagai langkah di jalan menuju solusi. Sadarilah bahwa depresi dan keputusasaan yang negatif akan membatasi masa depan.

2. Akui kesalahan. Ya, mengakui kesalahan Anda membutuhkan keberanian, tetapi pengakuan kesalahan adalah tanda kematangan.
3. Memahami bahwa ketika Anda menghadapi kesalahan-kesalahan Anda, Anda dapat mengambil keuntungan penuh  sebagai pengalaman positif . Bila Anda mengabaikan kesalahan atau mencoba untuk menyembunyikan kesalahan yang terjadi , maka hampir pasti memiliki dampak negatif.

... Diadaptasi dari Zig Ziglar